Siram Jaman
Siram Jaman berarti Siram yang artinya Sistem Kombinasi Keterampilan dan Ramuan, sedangkan Jaman yang artinya Jaga Makan.
Tujuan Siram Jaman yaitu Preventif dan Promotif.
Dalam Peraturan Kementerian Kesehatan RI Nomor 61 Tahun 2016 tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional Empiris, dijelaskan bahwa cara perawatan dengan menggunakan keterampilan dan ramuan disebut Kombinasi. Merujuk pada cara perawatan yang sesuai dengan peraturan diatas, maka secara otomatis rumpun dari Terapi Siram Jaman masuk pada katagori cara perawatan Kombinasi. Cara perawatan kombinasi adalah perpaduan antara keterampilan dan ramuan, yaitu sebagai berikut :
Teknik Manual merupakan keterampilan yaitu salah satu teknik manipulasi/stimulasi terapi (perbaikan sistem kerja organ) pada tubuh dengan menggunakan jari tangan dan/atau alat bantu.
Teknik Olah Pikir merupakan keterampilan komunikasi untuk memperbaiki cakrawala berpikir masyarakat tentang hidup sehat secara psikologis.
Teknik Energi merupakan keterampilan dengan mengolah nafas, untuk meningkatkan kekuatan jiwa.
Apakah yang dimaksud ramuan itu? Ramuan yaitu perawatan yang mengunakan bahan-bahan alami dari alam secara langsung ataupun diolah secara mesin. Berikut jenis ramuan obat tradisional di Indonesia terbagi 3 (tiga) yaitu Jamu, Obat Herbal Terstandar (OHT) dan Fitofarmaka. Apa bedanya?
Jamu adalah obat tradisional berbahan dasar tumbuhan yang diolah menjadi bentuk serbuk seduhan, rajangan/godogan dan cairan yang langsung diminum.
Obat Herbal Terstandar (OHT) adalah obat herbal yang terbuat dari ekstrak atau sari bahan alam dapat berupa tanaman obet, sari binatang, maupun mineral yang diproses dengan menggunakan teknologi maju dan terstandar.
Fitofarmaka obat yang menggunakan bahan alam yang sudah distandarisasi dan telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji praklinik (pada hewan percobaan) dan uji klinik (pada manusia).
Jaga makan merupakan kata majemuk dari kata “Jaga” yang berarti memiliki tugas menjaga, dan kata “makan” yang berarti memasukan makanan ke mulut serta mengunyah dan menelannya. Jadi “Jaga Makan” adalah memasukan makanan yang dibutuhkan oleh tubuh dan menolak makanan yang merusak tubuh.
